Berjumpa Kembali
Untukmu pemuda-pemudi anomali.
Inilah waktunya, waktu dimana kita akan menyalakan mimpi anak-anak Negeri, menghidupkan kembali cahaya yang padam dan senyum yang hilang serta meyakinkan bahwa mimpi dan senyum itu ada tetap dan terus menyala.
Inilah waktunya kita berjalan bersama menuju masa depan bangsa, dengan iringan rasa tulus dan kasih. Ya ini bukan tentang aku, juga bukan tentang kamu, tetapi ini tentang mereka, jagoan-jagoan kecil tanah air yang sudah siap menunggu kita di ujung jalan sana, memberikan senyum, menghampiri dengan sorak-sorai, berebut untuk mendapatkan sentuhan salam selamat datang.
Kawan, bagaimana aku bisa lupa, kita duduk bersama, lepas tertawa, menceritakan diri dan rasa, tentang keraguan, kekecewaan, kebahagiaan, sukacita, harapan dan mimpi yang akan kita bagi.
Kawan, kita memang akan terpisah, berjauhan di setiap penjuru negeri. Namun ingat kawan, dimanapun kita berpijak, penjuru utara, selatan, barat, timur, yakinlah bahwa hati kita tetap bersama, karena kita adalah satu. Satu dalam tujuan, satu dalam ketulusan dan satu dalam cita.
Dan hari ini, bukanlah perpisahan, hari ini adalah sebuah pertemuan. Pertemuan dimana nanti ketika waktu itu akan tiba, kita akan bersama berjumpa kembali dalam cerita, tawa dan bahagia karena kita telah berhasil menghidupkan mimpi, menyalakan harapan dan membiarkannya tinggal tetap di dalam diri anak-anak Negeri.
Selamat datang kawan. Selamat berkarya pada pijakanmu disana. Selamat berjumpa kembali.
Purwakarta, 11 Juni 2012


Komentar
Posting Komentar