Alasan Asyiknya Jadi Guru

Guru adalah profesi yang membanggakan. Hal ini memang sebaiknya bisa dicamkan semua orang, mungkin karena sering dipandang Guru tak akan ada profesi impian seperti Manager atau mungkin hingga CEO.


Berbahagialah jika mungkin dari kita termasuk guru atau memiliki saudara/teman/keluarga yang berprofesi sebagai Guru. Karena, tidak ada orang sukses, tanpa adanya guru. Bukan begitu? dan tidak heran profesi guru juga banyak diminati.
Kebijakan Pemerinta menaikan APBN 2010 pada waktu itu untuk pendidikan sebesar 20 persen, membawa secercah harapan yang membuat masa depan guru menjadi terjamin. Sekolah swasta bertaraf internasional pun layak disandingkan dengan gaji karyawan 'elite'.
Bahkan Sampoerna Fooundation memiliki sekolah untuk guru yaitu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP).

Ada beberapa alasan mengapa menjadi seorang atau berprofesi sebagai guru itu mengayikan.
Pertama, mengenal beragamnya karakter. Menjadi guru berarti kita akan mengenal beragam karakter. Mulai dari murid yang rajin, baik hingga yang malasnya luar biasa. Belum lagi kalau menjadi guru di sekolah tertentu yang menangani Anak Berkebutuhan Khusus, Autisme, Sekolah Luar Biasa, dan lain-lain.

Kedua, menjadi sumber ilmu. Guru dianggap sebagai gudang ilmu. Oleh karena itu guru memang sebaiknya memiliki pengetahuan yang luas. Maka murid tentu akan senang ketika guru mampu menjawab pertanyaan yang mereka ajukan. Yang bahkan pertanyaan itu bisa saja jauh dari perkiraan kita.

Ketiga, melatih Kesabaran. Kadang kala ada saja murid yang begitu menyebalkan apalagi tadi mengajar di sekolah-sekolah khusus dan luas biasa. Bersyukr karena alam hal ini guru dapat belajar hal pengendalian diri.

Keempat, Memperluas Ilmu, tentunya. Murid jaman sekarang kritis bahkan terkesan lebih pandai dari gurunya. Hal ini patut menjadi antisipasi guru dengan memperluas ilmunya melalui berbagai macam sumber.

Komentar

Postingan Populer